Buku Kang Santri merupakan buku kumpulan hasil bahsul masa'il santri Lirboyo Kediri

Minggu, 10 April 2016

AIR SEDIKIT KENA NAJIS TAPI TIDAK BERUBAH

By April 10, 2016


Sungguh memprihatinkan kehidupan orang-orang yang berada di daerah yang kekeringan. Untuk mendapatkan air satu ember saja mereka harus rela menunggu hingga berjam-jam. Bahkan saking sulitnya mendapatkan air, mereka sampai tidak menghiraukan dalam mengambil air tersebut. Sehingga tak jarang air yang mereka bawa terkena percikan-percikan air yng jatuh ke tanah.

Pertanyaan: Adakah ulama’ dari kalangan Syafi’iyyah yang berpendapat bahwa air sedikit ketika terkena najis tetap suci mensucikan....?

Jawaban: Ada, yaitu pendapat Imam Ibn Al-Mundzir, Al-Ghozaly dan Ar-Ruyani. Asalkan air yang terkena najis tersebut tidak berubah.

Referensi:
الشرح البهجة الوريدة الجرء 1 صحـ: 30 مكتبة مطبعة الميمنية
وقيل لا ينجس كثير الماء ولا قليله إلا بالتغير حكاه في المجموع عن طائفة من الصحابة وغيرهم واختاره ابن المنذر والغزالي في الإحياء والروياني في كتابيه البحر والحلية قال في البحر: هو اختياري واختيار جماعة رأيتهم بخراسان والعراق قال في المجموع بعد حكاية المذاهب في مقدار الماء الذي لا ينجس هذا المذهب أصح المذاهب بعد مذهبنا اهـ

0 komentar:

Posting Komentar